Lampung Selatan

Mahasiswa KKN ITERA 179,manfaatkan Sampah Menjadi Budidaya Manggot di Desa Jati Indah Lampung Selatan.

Lampungberjaya.com Lampung Selatan – pada periode 14 ini,institut teknologi Sumatra ( ITERA) Melakukan kegiatan kuliah kerjanyata (KKN) di tiga kabupaten, yaitu kabupaten Lampung Timur,kabupaten Lampung Selatan dan kabupaten Tanggamus.

Kelompok 179,merupakan salah satu kelompok yang di tungaskan di kabupaten Lampung Selatan sebagai tempat pengemban tugas serta tempat untuk mengabdi kepada masyarakat,tempatnya di desa jati indah kecamatan Tanjung bintang kabupaten Lampung Selatan Selasa 04/02/2025.

Setiap kelompok memiliki dosen pembimbing lapangan yang akan membimbing  selama KKN berlangsung. ibu Anisa Fitri,M.T adalah dosen pembimbing lapangan di kelompok 179.

Kelompok 179 terdiri dari 9 orang dengan berbagai macam program studi di dalamnya,antara lain perencana’an wilayah dan kota,teknik elektro,teknik Geofisika,teknik lingkungan,teknik pangan,biologi,teknik sipil,teknik telekomunikasi, dan teknik geologi”ujar Risky Mulya salah satu kelompok 179 Saat di konfirmasi melalui selular oleh Lampungberjaya.com.

Berdasarkan kolaborasi dari 9  program studi,kelompok 179 merancang  program kerja utama,yaitu “pengolahan samapah,pengembangan digitalisasi UMKM,dan edukasi  perilaku hidup bersih dan sehat,”ungkap risky mulya

1. Pengolahan Sampah

pengolahan sampah kelompok 179 lakukan di Desa Jati Indah, Dusun Rengas Jaya B.

Pengolahan Sampah di dusun ini sangat berbeda dari pengolahan sampah pada umumnya.

Karena terlalu banyak sampah yang menumpuk, kemudian dilakukan pengolahan sampah yang akhirnya dijadikan Budidaya Maggot BSF (Black Soldier Fly) STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).

Yang membuatnya beda adalah, karena sampah-sampah ini dikumpulkan sendiri dari rumah kerumah kemudian dibuatlah budidaya maggot. Maggot ini diambil dari larva lalat

BSF yang kemudian bisa dijadikan pangan dan pakan ternak. Untuk pangan, maggot diberikan sampah-sampah olahan dapur seperti ampas kelapa/ampas tahu. Untuk Pakan Ternak, maggot diberikan sampah-sampah dari kotoran hewan. Nantinya produk akhir maggot ini dapat berupaMaggot Kering, Tepung Maggot, Minyak Maggot dan Pakan Ternak.

2.Pengembangan(DigitalisasiUMKM)Pada umumnya, masyarakat di Desa Jati Indah tepatnya di Dusun Rengas Jaya B yang memiliki usaha (UMKM) belum mengerti banyak tentang izin edar pangan. Solusi yang kelompok 179 berikan adalah, memberikan sosialisasi terkait pentingnya izin edar pangan serta membuatkan NIB dan P-IRT untuk beberapa UMKM.

Selain itu, beberapa UMKM tidak terlalu memikirkan tentang pentingnya memerhatikan kecantikan dan keindahan design banner, logo dan kemasan. Solusi yang Kelompok 179 berikan adalah membuatkan Banner, membuatkan logo, membuatkan Label Pangan, dan membuatkan Sticker Kemasan agar orang-orang disekitar lebih mengenal UMKM tersebut.

Program Kerja ini dilakukan pada UMKM “Kripik Tasya Rasya”, “Telor Asin Uti”, “Kue Nduk Tri”, “Maggot BSF STBM”, dan “Jamu Pak Sugianto”. Kelompok 179 telah sukses membuatkan surat izin edar pangan (NIB; P-IRT) terhadap UMKM Tersebut, serta telah membuatkan banner, logo, label pangan, dan sticker kemasan.

Pemilik UMKM sangat senang karena akhirnya dibantu dalam kesulitan yang mereka kurang pahami,”Alhamdulillah, saya jadi tau kalau NIB dan P-IRT sangat penting walaupun usaha masih kecil” .(Nduk Tri). “Saya senang karena akhirnya bannernya sudah bagus lagi, jadi orang-orang bisa tau kalau saya jualan telor asin” (Mbah uti).

3. Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)Kelompok 179 membuat edukasi PHBS guna untuk meningkatkan kesadaran anak-anak di SDN 1 JATI INDAH akan pentingnya hidup sehat.

Kelompok 179 telah sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi PHBS pada tanggal 21 Januari 2025. Kegiatan edukasi ini dilakukan di dalam kelas 2A, 2B, 2C, dan 2D yang beranggotakan siswa-siswi kelas 2 SDN 1 Jati Indah.

Anak-Anak sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian acara yang meliputi pemaparan materi tentang PHBS, demonstrasi cara mencuci tangan yang benar, serta melakukan diskusi interaktif mengenai pentingnya menjaga kesehatan. “Kami sangat senang, anak-anak jadi lebih tau cara menjaga kebersihan dan kesehatan diri mereka sendiri” (Bu ayu-Guru SDN 1 Jati Indah).

Kegiatan edukasi PHBS ini merupakan salah satu upaya Kelompok 179 dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Kelompok 179 berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.”tandasnya,Risky Mulya.(Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button